Inovasi Perkembangan Terbaru Pendeteksi Dini Kelainan Irama Jantung “Cardiogram”

Photo Credit: flickr.com

Inovasi Perkembangan Terbaru Pendeteksi Dini Kelainan Irama Jantung “Cardiogram”

Dunia teknologi yang berkembang pesat, kini menghadirkan suatu inovasi berupa aplikasi yang dapat mendeteksi kelainan irama jantung, sudahkah kita sebagai tenaga medis mendapatkan informasi terbaru ini? Simak selengkapnya

 

Kelaianan Irama Jantung

Kelainan irama jantung sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja dan di mana saja.

“Atrial fibrillation adalah salah satu gangguan irama jantung yang paling umum dan penyebab stroke yang umum, tapi banyak orang tidak sadar mereka memilikinya,” kata Greg Marcus, ahli elektrofisiologi jantung di UC San Francisco.

Jantung berkontraksi dan berelaksasi dengan ritme yang stabil, saat dua bilik atrium jantung mengalami kontraksi yang tidak teratur, darah tidak dapat dipompa dengan benar ke bilik ventrikular jantung dan menyebabkan kegagalan sirkulasi.

Gejala Atrial Fibrillation

  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Berkedip atau berdebar di dada
  • Pusing
  • Kelemahan dan kelelahan

Fibrilasi atrium meningkatkan risiko pembekuan darah, stroke, dan gagal jantung – tetapi karena kadang-kadang tidak mengakibatkan gejala, gejala ini dapat terjadi tanpa terdeteksi dan tidak diobati, menurut American Heart Association.

Saat ini sedang dikembangkan satu aplikasi applewatch “Cardiogram” yang dapat mendeteksi dini kelainan irama jantung berupa Atrial Fibrillation. Aplikasi telah diteliti dan memberikan hasil akurasi yang cukup tinggi dalam mendeteksi kelainan irama ini.

 

Penelitian Kardiogram

Penelitian yang dipimpin oleh para periset di UC San Francisco dan analitik kardiogram kecepatan-denyut jantung dengan melatih sebuah algoritma untuk mengenali contoh-contoh atrial fibrillation. Kemudian sampel diambil dari pasien atrial fibrillation yang datang ke UCSF untuk mendapatkan tindakan kardioversi. Mereka diberikan Apple Watches yang harus dipakai sebelum, selama, dan sesudah terapi, dan juga menjalani elektrokardiogram untuk mendapatkan rekaman detektif detak jantung yang pasti.

Ketika algoritma kemudian diterapkan pada data denyut jantung yang dikumpulkan, ternyata aplikasi ini dapat mengidentifikasi episode atrial fibrillation dengan akurasi 97%.

Penelitian yang lain yang dipublish di heartrhytmjournal yang menguji hipotesis bahwa aplikasi berbasis smartphone bisa mendeteksi denyut nadi yang tidak teratur dengan menggunakan metode alanisa statistic dari data rata-rata akar selisih gelombang RR berturutan (RMSSD / mean) dan Shannon entropy (ShE), yang memeriksa sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi prediktif kedua algoritma menggunakan elektrokardiogram 12-lead sebagai standar emas.

Hasil penelitian menunjukkan hasil sensitivitas yang sangat baik (0.962), spesifisitas (0.975), dan akurasi (0,968) untuk membedakan denyut nadi selama AF dari ritme sinus.

Ilustrasi Apple Watch

Picture Credit: apple.com

Wearable Devices Sebagai Alat Ukur Baru

Dengan demikian dapat dikatakan akurasi yang dicapai aplikasi ini cukup memuaskan mengingat ini hanyalah sebuah aplikasi bukan merupakan alat diagnostik kesehatan. Aplikasi ini hanyalah sebagai pembantu tenaga medis maupun orang awam dalam mendeteksi dini serangan atrial fibrilasi, tentunya tetap dibutuhkan pemeriksaan lanjutan berupa EKG sebagai penegak diagnosis.

Meski begitu, ahli kardiologi mengatakan Apple Watch bisa menjadi alat yang berguna bagi masyarakat di mana mengingat sebanyak 2,7 juta orang di Amerika beresiko tinggi mengalami kondisi medis ini. Mendeteksinya lebih awal, memperingatkan dokter, dan merawatnya dengan obat pengencer darah secepat mungkin bisa menurunkan resiko kematian pasien.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih ini, Dokter pun juga bisa dengan aktif menganjurkan masyarakat supaya lebih menjaga kesehatan mereka dengan lebih mudah lagi. Namun tidak boleh dilupakan bahwa aplikasi dan Wearable Devices tersebut tidak bisa menggantikan peran dokter dalam konsultasi dan anamnesis secara holistik. 

 

Sumber:

  1. http://www.cnbc.com/2017/05/11/apple-watch-uses-cardiogram-to-screen-for-heart-rhythm-abnormalities.html
  2. http://www.everydayhealth.com/atrial-fibrillation/symptoms/best-and-worst-ways-to-check-your-heart-rate/
  3. http://www.heartrhythmjournal.com/article/S1547-5271(12)01435-X/fulltext

 

Informasi ini disediakan serta dirangkum oleh:

logo-medicall-partner

Redaksi Info Kesehatan MEDI-CALL

PT Medika Nusantara Gumilang

MEDI-CALL membuka pendaftaran untuk Dokter, Perawat, Bidan, Klinik, Apotek, dan Laboratorium, sebagai partner penyedia layanan on-demand/home visit dan homecare.

Untuk pendaftaran menjadi MEDI-CALL Partner silahkan mengunjungi website: http://partner.medi-call.id atau klik di sini

Free biaya pendaftaran, langsung Online!

Mari bergabung menjadi pahlawan kesehatan untuk Indonesia yang lebih sehat, dan tenaga medis sejahtera.

No Comments

Post A Comment