Apa Yang Harus Dilakukan Saat Terjadinya Keadaan Darurat Serangan Radiasi?

Apa Yang Harus Dilakukan Saat Terjadinya Keadaan Darurat Serangan Radiasi?

 

Pernahkah terpikirkan oleh anda, apa yang harus anda lakukan sebagai seorang tenaga medis jika terjadi keadaan darurat serangan radiasi? Bagaimana radiasi mempengaruhi tubuh manusia? Simak informasi berikut ini

 

Sekilas Mengenai Radiasi

Radiasi adalah sejumlah energy yang dipancarkan dalam bentuk elektromagnetik ataupun dalam bentuk partikel energi. Radiasi gelombang elektromagnetik berupa radiowave, microwave, infrared, cahaya, UV light, x-ray, gamma-ray. Partikel energy sendiri berupa partikel alfa, partikel beta, neutron dan proton.

Zaman sekarang ini dengan semakin maju nya penggunaan senyawa senyawa radioaktif di lingkungan kita sehari-hari meningkatkan potensi untuk terjadinya bencana radiasi. Resiko terpaparnya radiasi tidak dapat kita hindari karena begitu banyak sumber radiasi di sekitar kita, mulai dari radiasi sinar matahari, radiasi handphone, radiasi TV hingga yang paling berkembang dan digunakan oleh negara yang sudah maju dalam rupa pembangkit tenaga nuklir.

 

EFEK BIOLOGIS PADA TUBUH

Terpaparnya tubuh manusia dengan zat radioaktif menyebabkan rusaknya DNA dalam sel manusia. Substansi ini juga dapat membentuk radikal bebas saat berada dalam sel, radikal bebas ini akan merusak struktur kimia dari untaian DNA. Kerusakan DNA bergantung pada seberapa besar dan banyaknya paparan terhadap zat radioaktif, semakin besar paparan semakin tinggi resiko rusaknya kedua untaian DNA yang menyebabkan kematian pada sel, mutasi dan karsinogenik. Kerusakan pada sel-sel mengarah kepada kerusakan lebih lanjut yaitu jaringan dan disfungsi organ-organ hingga terjadi nya kematian biologis.

 

 

MANIFESTASI KLINIS

Pada awal paparan dengan dosis tinggi, jaringan kulit, sum-sum tulang dan jaringan epitel saluran pencernaan adalah yang duluan memperlihatkan efek sampingnya.  Kegagalan fungsi selular dengan rapid turn-over terjadi di jaringan tersebut, kemudian muncul acute radiation sickness dan kebakaran kulit akibat radiasi.

Radiasi (Gy) Manifestasi Klinis
3 Gy Rambut rontok
6 Gy Kulit Terbakar
10-15 Gy Deskuama Kering
20-50 Gy Deskuama Basah
50 Gy Nekrosis Jaringan
Kutaneus dan Borokan

Manifestasi klinis lainnya yang terjadi pada jangka waktu yang lebih lama (beberapa bulan atau tahun) setelah terpapar berupa terbentuknya katarak dan mutasi sel malignansi kanker yang dipercaya dipengaruhi oleh hasil kombinasi antara kematian sel parenkim dan gangguan mikrovaskular.

ACUTE RADIATION SYNDROME

Sindrom ini timbul setelah tubuh terpapar dengan zat radioaktif dalam dosis besar. Manifestasi klinisnya cenderung meliputi tiga sistem besar tubuh yaitu hematopoietic, gastrointestinal dan serebrovaskular sistem dengan 4 tahapan manifestasi berupa :

  1. Prodrome

Pada tahap ini biasanya ditandai dengan munculnya gejala berupa mual, muntah, anorexia, kelelahan, diare, nyeri perut, dan dehidrasi.

  1. Clinical latency

Pada tahap ini beberapa minggu setelah paparan, sel sel yang bersirkulasi akan mengalami kematian tanpa adanya pengganti sel baru, sehingga tahap ini adalah tahap dimana pasien rentan untuk mengalami infeksi dan kemungkinan perdarahan.

 

  1. Manifest illness

Acute Radiation Syndrome Gejala klinis
>0,7 Gy Hematopoietic (anemia, neutropenia)
>10 Gy Gastrointestinal (mual muntah, dehidrasi, penurunan BB, anorexia, diare yang berdarah)
>20 Gy Serebrovaskular (ataxia serebral edema, hipotensi konvulsi)
  1. Recovery or Death

Tahap ini adalah tahap terakhir di mana ada dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu kesembuhan berkala atau kematian pasien.

 

PERTOLONGAN PERTAMA

Pada saat kejadian terjadi sebisa mungkin kita untuk memberitahukan informasi ini pada regu penyelamat. Regu penyelamat harus mengamankan diri sendiri terlebih dahulu dengan menggunakan protektif gear kemudian memastikan keadaan sekitar tempat kejadian dengan mendeteksi bila ada tidaknya sumber radiasi berkekuatan tinggi kemudian sebisa mungkin menolong korban bencana radiasi. Setiap korban dengan kondisi yang stabil harus secepat mungkin meninggalkan area kejadian kemudian melakukan dekontaminasi dengan menanggalkan setiap pakaian dan barang ditubuh kemudian bilas bersih seluruh tubuh dengan sabun atau shampoo setelah itu segera meminta bantuan ke rumah sakit terdekat.

MANAJEMEN LANJUTAN

Manajemen lanjutan dilakukan di fasilitas kesehatan yang sudah memadai dan memiliki kapasitas dalam menangani bencana paparan radioaktif. Prosedur penyelamatan dimulai dengan mengutamakan perlindungan bagi rumah sakit dan staff didalamnya. Pemisahan area untuk penanganan korban kontaminasi dan juga memperketat akses keluar masuk area ini adalah langkah awal pencegahan kontaminasi radiasi secara eksternal.

Fasilitas kesehatan dan tenaga medis harus selalu siap siaga bilamana terjadi situasi seperti diatas, berikut ini adalah 10 langkah WAJIB dilakukan saat menghadapi kondisi di atas:

  1. Keselamatan anda adalah prioritas utama.
  2. Penanganan pertama terlebih khusus diberikan kepada korban yang mengalami luka parah ataupun mengancam jiwa.
  3. Gunakan alat pendeteksi radiasi
  4. Mencari di lingkungan sekitar bila ada sumber radiasi bekekuatan tinggi.
  5. Lakukan observasi
  6. Anggap pasien yang datang adalah pasien yang terkontaminasi
  7. Menyiapkan area khusus untuk menangani pasien yang terkontaminasi
  8. Tanggalkan dan cuci bersih tubuh pasien yang terkontaminasi
  9. Prioritaskan anak kecil dan ibu hamil
  10. Selalu waspada dan jangan berharap tidak akan ada kontaminasi dalam fasilitas rumah sakit

Sumber :

  1. https://emedicine.medscape.com/article/834015-overview#a12
  2. https://www.acr.org/~/media/ACR/Documents/PDF/Membership/Legal%20Business/Disaster%20Preparedness/Primer.pdf
  3. http://emedicine.medscape.com/article/1979331-overview#a1

Informasi ini disediakan serta dirangkum oleh:

logo-medicall-partner

Redaksi Info Kesehatan MEDI-CALL

PT Medika Nusantara Gumilang

MEDI-CALL membuka pendaftaran untuk Dokter, Perawat, Bidan, Klinik, Apotek, dan Laboratorium, sebagai partner penyedia layanan on-demand/home visit dan homecare.

Untuk pendaftaran menjadi MEDI-CALL Partner silahkan mengunjungi website: http://partner.medi-call.id atau klik di sini

Free biaya pendaftaran, langsung Online!

Mari bergabung menjadi pahlawan kesehatan untuk Indonesia yang lebih sehat, dan tenaga medis sejahtera.

No Comments

Post A Comment